Hanbok Batik | Jilbab Batik Syar'i

Menjual Berbagai Model Jilbab

  • Home
  • Sub Menu
    • Lorem Ipsum
    • Ipsum Lorem
    • Muspi Merol
    • Merol Muspi
  • Menu
  • Sub Sub Menu
    • Lorem Ipsum
    • Ipsum Lorem
      • Lorem Ipsum
      • Ipsum Lorem
      • Muspi Merol
      • Merol Muspi
    • Muspi Merol
    • Merol Muspi
  • 404
Home » Nasional » Kisah Nyata, Pengalaman 5 Menit Jadi Jenazah

Kisah Nyata, Pengalaman 5 Menit Jadi Jenazah




Kisah Nyata, Pengalaman 5 Menit Jadi Jenazah


Panitia telah menyiapkan segala keperluan. Mulai meja, kain kafan, menyan, hingga menggali liang lahat di dekat masjid tersebut.

Seorang tukang batu bersedia menerima “tantangan” itu. Ia pun naik ke atas meja, berbaring di sana untuk dipakaikan kain kafan.

“Subhanallah... begitu dia naik di atas meja, begitu ditutup matanya dan ditempeli kain kafan di pipinya, langsung dia nangis. Nangis terisak-isak,” tutur Ustadz Khalid Basalamah.

Lalu panitia menyedekapkan tangan pria tersebut dan membungkuskan kain kafan. Dua adik kembarnya yang ada di sebelah meja juga tak kuasa menahan air mata. Mereka membayangkan jika kakaknya benar-benar meninggal.

“Hiruk pikuk orang di masjid ini, baik yang sedang menangis atau sedang mengobrol, anggap mereka adalah orang yang ada di rumah Anda saat Anda meninggal,” kata Ustadz Khalid Basalamah kepada pria itu.

“Pak, sekarang bayangkan semua amal shalih yang berpeluang Anda kerjakan mulai dari shalat malam, puasa sunnah, sampai berbakti kepada orang tua namun Anda lewatkan, Anda sia-siakan. Dan bayangkan setiap peluang dosa yang tidak Anda sia-siakan. Peluang zina Anda kerjakan, riba Anda lakukan. Anda tidak sempat bertaubat dan Allah akan menghukum Anda sekarang”

Mendengar ini, pria tersebut semakin sesenggukan. Tangisnya semakin tak tertahankan.

Setelah itu, panitia mendatangkan keranda jenazah. Pria itu dimasukkan ke dalam keranda dan dibawa ke liang lahat.

Setelah diturunkan ke liang lahat, pria itu disuruh membuka matanya. “Pak, inilah rumah Anda sekarang. Sebentar lagi Anda akan ditanya oleh dua malaikat.”

Kurang dari lima menit berada di liang lahat. Saat keluar dari liang lahat, ia sempoyongan. Sesampainya di masjid, ia disuruh menceritakan apa yang dirasakannya menjadi jenazah.

Ia memegang mic dengan gemetaran. Suaranya parau. Kata-katanya terhalang isak tangis.

“Saya taubat Pak Ustadz... taubat. Saya sering meninggalkan shalat, saya kurang berbakti pada orang tua...” Dosa-dosa disebutkannya satu per satu, padahal di masjid ada ribuan orang. Ia seperti tak peduli. Lima menit menjadi jenazah telah memberinya kesadaran baru. [metrojaya.info / tby]
Kisah Nyata, Pengalaman 5 Menit Jadi Jenazah , Pada: 00:19



Share to

Facebook Google+ Twitter

Related with Kisah Nyata, Pengalaman 5 Menit Jadi Jenazah :

Tags: #Nasional

0 comments :

Post a Comment

« Next Prev »
  • Home

Labels

Budaya Demokrasi Donald Trump Dunia Islam Ekonomi HAM Hukum Internasional Israel Kolom Opini Kriminal Muallaf Myanmar Nasional Obama Opini Palestina PDIP Pemerintah Pemilu Pendidikan peristiwa politik Polri Serba Serbi Sosial Media Teroris
Copyright © 2015 Hanbok Batik | Jilbab Batik Syar'i All Rights Reserved | Sonic SEO Template