Hanbok Batik | Jilbab Batik Syar'i

Menjual Berbagai Model Jilbab

  • Home
  • Sub Menu
    • Lorem Ipsum
    • Ipsum Lorem
    • Muspi Merol
    • Merol Muspi
  • Menu
  • Sub Sub Menu
    • Lorem Ipsum
    • Ipsum Lorem
      • Lorem Ipsum
      • Ipsum Lorem
      • Muspi Merol
      • Merol Muspi
    • Muspi Merol
    • Merol Muspi
  • 404
Home » Internasional » Myanmar Tolak Penyelidikan Kekerasan terhadap Minoritas Muslim Rohingya

Myanmar Tolak Penyelidikan Kekerasan terhadap Minoritas Muslim Rohingya




Myanmar Tolak Penyelidikan Kekerasan terhadap Minoritas Muslim Rohingya


Pemerintah yang dipimpin oleh peraih Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi itu pada bulan Maret menyatakan bahwa mereka tidak akan bekerja sama dengan sebuah misi yang dibentuk setelah sebuah resolusi Dewan Hak Asasi Manusia diadopsi.

“Jika mereka akan mengirim seseorang sehubungan dengan misi pencarian fakta, maka tidak ada alasan bagi kami untuk membiarkan mereka datang,” kata Kyaw Zeya, sekretaris tetap di Kementerian Luar Negeri, sembari menambahkan bahwa Myanmar tidak akan mengeluarkan visa untuk menunjuk atau ditunjuk oleh anggota misi PBB.

Suu Kyi mulai berkuasa tahun lalu di tengah transisi dari kekuasaan militer dengan banyaknya kritikan karena tidak mengakui penganiayaan massal terhadap lebih dari satu juta Muslim Rohingya tanpa kewarganegaraan di negara bagian Rakhine.

Rohingya, yang dipandang sebagai imigran ilegal di negara mayoritas Buddha pertama kali mendapat perhatian global pada tahun 2012 setelah pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, dan biksu Buddha secara terkoordinasi melakukan serangan.

Lebih dari 125.000 warga Rohingya dipindahkan secara paksa dalam kekerasan tersebut. Tahun lalu, sekitar 75.000 warga Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine ke barat laut ke Bangladesh setelah tentara Myanmar melakukan operasi keamanan di negara bagian tersebut.

Sebuah laporan PBB pada bulan Februari mengatakan bahwa tindakan tentara tersebut melibatkan pembunuhan massal dan pemerkosaan, yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pembersihan etnis.

Myanmar bersikeras bahwa penyelidikan domestik yang dipimpin oleh mantan letnan jenderal dan wakil Presiden Myint Swe sudah cukup untuk menyelidiki tuduhan di Rakhine.

“Mengapa mereka mencoba menggunakan tekanan yang tidak beralasan ketika mekanisme domestik belum habis?” kata Kyaw Zeya mencoba berkilah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menggambarkan Muslim Rohingya di Myanmar sebagai salah satu orang paling teraniaya di dunia. [metrojaya.info / kn]
Myanmar Tolak Penyelidikan Kekerasan terhadap Minoritas Muslim Rohingya , Pada: 01:44



Share to

Facebook Google+ Twitter

Related with Myanmar Tolak Penyelidikan Kekerasan terhadap Minoritas Muslim Rohingya :

Tags: #Internasional

0 comments :

Post a Comment

« Next Prev »
  • Home

Labels

Budaya Demokrasi Donald Trump Dunia Islam Ekonomi HAM Hukum Internasional Israel Kolom Opini Kriminal Muallaf Myanmar Nasional Obama Opini Palestina PDIP Pemerintah Pemilu Pendidikan peristiwa politik Polri Serba Serbi Sosial Media Teroris
Copyright © 2015 Hanbok Batik | Jilbab Batik Syar'i All Rights Reserved | Sonic SEO Template