Politisi Gerindra Khawatir Penusuk Brimob di Masjid Ingin Adu Domba Umat Islam
"Tolong diselediki lebih sungguh-sungguh dan diumumkan lebih detail kepada publik backgroud kelompok terorist ini yang sesungguhnya," ujar Politikus Partai Gerindra tersebut, saat dihubungi melalui pesan singkat, Ahad (2/7).
Sodik meragukan teroris yang melakukan serangan di dalam masjid adalah jaringan Islam. Sebab sangat tidak mungkin, apabila teroris tersebut benar-benar dari jaringan Islam dia tega merusak nama baik masjid. Bahkan serangan dilancarkan sesaat setelah menunaikan shalat.
Kemudian Sodik juga meminta kepada para tokoh dan pemimpin agar mengedukasi masyarakat untuk mewaspadai kelompok ini, siapapun mereka, apapun metovasinya, dan siapapun pemggeraknya.
"Kalau tidak dilakukan di dalam masjid, saya bisa berpendapat seperti itu. Tapi ketika serangan dilakukan di dalam masjid selesai shalat jumat saya meragukan hal itu," tambahnya.
Selain itu, Sodik juga meragukan teroris tersebut adalahkelompok yang merasakan dan protes atas ketidakadilan aparat kepolisian. Oleh karena itu dia meminta agar kelompok jaringan teroris ini diusut dengan tuntas tidak setengah-setengah. Sehingga, kata Sodik, masyarakat pun menjadi tahu siapa dan apa motif mereka melakukan serangan du masjid.
"Saya khawatir ini adalah kelompok ekstrim yang akan mengadu domba umat Islam dengan bangsa Indonesia, dengan negara dan juga dengan aparat keamanan," tegasnya. [
metrojaya.info /
rol]